Wartabuser.com – Dorongan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sukalarang semakin menguat. Warga Kecamatan Sukalarang secara terbuka menyuarakan aspirasi melalui petisi yang ditujukan kepada Bupati Sukabumi sebagai bentuk kepedulian terhadap keterbatasan layanan kesehatan di wilayah Sukabumi Timur.
Petisi tersebut mendapat respons positif dari Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, Ferry Supriadi. Ia menilai aspirasi masyarakat tersebut sangat beralasan, mengingat pelayanan kesehatan merupakan hak dasar yang wajib dipenuhi oleh pemerintah daerah.
Menurut Ferry, hingga saat ini wilayah Sukabumi Timur dengan jumlah penduduk yang cukup besar belum memiliki RSUD yang mampu menjangkau kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat secara optimal. Kondisi tersebut dinilai menyulitkan warga, terutama saat membutuhkan layanan medis yang cepat dan memadai.
“Petisi masyarakat ini sangat masuk akal. Sukabumi Timur memiliki populasi yang besar, namun belum ditunjang oleh keberadaan RSUD. Warga Sukalarang dan sekitarnya jelas membutuhkan akses layanan kesehatan yang lebih dekat dan layak,” ujarnya, Sabtu (10/1/2026).
Ia menyampaikan bahwa aspirasi warga tersebut sejalan dengan rencana Pemerintah Kabupaten Sukabumi yang telah memasukkan pembangunan RSUD Sukalarang ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Karena itu, masyarakat berharap rencana tersebut tidak berhenti sebatas perencanaan, melainkan segera direalisasikan.
Ferry menegaskan bahwa Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi terus memantau perkembangan perencanaan pembangunan RSUD Sukalarang. DPRD memberikan perhatian serius terhadap aspirasi warga, seiring dengan pertumbuhan penduduk dan meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan di wilayah tersebut.
Sebagai tindak lanjut, DPRD berkomitmen untuk menyampaikan petisi warga kepada Bupati Sukabumi serta mendorong penguatan langkah-langkah percepatan pembangunan RSUD Sukalarang agar segera terwujud.
“Kami akan menyampaikan aspirasi masyarakat ini kepada Bupati dan ikut mendorong agar pembangunan RSUD Sukalarang bisa segera direalisasikan,” pungkasnya. (Adv)







