Lugi Septiandi Herman: Santri Harus Jadi Pelanjut Perjuangan dan Penjaga Nilai Kebangsaan

Wartabuser – Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Demokrat, Lugi Septiandi Herman, menghadiri apel peringatan Hari Santri ke-10 Tahun 2025 yang digelar di Lapangan Sawit Tunggal, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Sagaranten, Rabu (22/10/2025).

Kegiatan yang berlangsung khidmat dan meriah itu diikuti oleh santri dari 70 pondok pesantren se-Kecamatan Sagaranten. Hadir pula jajaran muspika, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi keagamaan.

Dalam sambutannya, Lugi menyampaikan ucapan selamat Hari Santri Nasional 2025 kepada seluruh santri dan pesantren di Kabupaten Sukabumi. Ia mengapresiasi semangat para santri yang antusias mengikuti kegiatan dengan penuh kekhidmatan.

“Saya ucapkan selamat Hari Santri dan terima kasih kepada seluruh santri serta pesantren yang selalu antusias menggelar acara dengan penuh semangat dan khidmat,” ujar Lugi.

Ia juga menyampaikan rasa syukur atas perjuangan para santri terdahulu yang telah menjadi tonggak sejarah perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia. Menurutnya, semangat juang itu harus diwarisi generasi santri masa kini dengan memperkuat nilai-nilai kebangsaan, keagamaan, serta sikap toleran dalam kehidupan bermasyarakat.

“Saya berharap para santri masa kini dapat meneruskan perjuangan para pendahulu dengan menjaga dan melestarikan nilai-nilai kebangsaan serta semangat keagamaan yang moderat,” ungkapnya.

Lugi menegaskan bahwa santri memiliki peran penting dalam membangun peradaban dan kemajuan daerah, tidak hanya di bidang keagamaan, tetapi juga dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan ekonomi masyarakat.

“Para santri harus terus berkontribusi aktif dalam membangun masyarakat Kabupaten Sukabumi yang lebih baik di berbagai bidang,” tambahnya.

Sebagai wakil rakyat di DPRD Kabupaten Sukabumi, Lugi memastikan pihaknya akan terus mendukung program-program yang mendorong kemajuan pesantren dan pemberdayaan santri.

“Saya, sebagai anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, akan terus mendorong pemerintah daerah untuk berkomitmen mendukung pemberdayaan santri dan pengembangan pesantren melalui berbagai program kolaboratif,” tegasnya.

Selain apel utama, kegiatan peringatan Hari Santri di Kecamatan Sagaranten juga diisi dengan aksi penghijauan berupa penanaman 100 pohon secara bersama-sama. Kegiatan ini menjadi simbol kepedulian santri terhadap pelestarian lingkungan dan keberlanjutan alam.

“Penanaman pohon ini menjadi bentuk nyata semangat santri dalam menjaga bumi sekaligus meneladani nilai-nilai Islam yang mencintai alam,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed